sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BTN (BBTN) Bangun 477 Rumah Sosial Bagi Keluarga Prasejahtera hingga Masyarakat Terdampak Bencana

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
01/09/2026 19:19 WIB
Sejak 2022 hingga 2026 telah mendukung pembangunan maupun renovasi 477 rumah sosial bagi keluarga prasejahtera, masyarakat berpenghasilan rendah, nelayan
BTN (BBTN) Bangun 477 Rumah Sosial Bagi Keluarga Prasejahtera hingga Masyarakat Terdampak Bencana (FOTO:Dok BTN)
BTN (BBTN) Bangun 477 Rumah Sosial Bagi Keluarga Prasejahtera hingga Masyarakat Terdampak Bencana (FOTO:Dok BTN)

Menurutnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki hunian yang layak, termasuk para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.

“Indonesia sudah merdeka 81 tahun, tetapi sebagian rakyat kita belum bahagia karena belum memiliki rumah yang layak. Karena itu, kita ingin membantu mereka yang belum memiliki rumah layak huni, termasuk para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa ini,” ujar Hashim dalam Penyerahan 30 Sertipikat Hak Milik Rumah Cahaya kepada Pahlawan Terlupakan di Jakarta, Senin (31/8).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi inisiatif Rumah Cahaya yang dinilainya menjadi contoh nyata kolaborasi antara Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung penyediaan hunian layak. Menurutnya, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan perumahan di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif ini. Ini sangat baik karena memang pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Yang penting adalah membangun super tim dan membangun kolaborasi. Saya juga berterima kasih kepada Yayasan Rumah Cahaya dan Pak Nixon karena program ini tepat sasaran,” ujar Maruarar.

Maruarar menilai program Rumah Cahaya memiliki makna penting karena diberikan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjasa, baik di medan perjuangan maupun melalui kontribusi di bidang lainnya, termasuk olahraga.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement