sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BTN (BBTN) Siapkan Revisi Rencana Bisnis Demi Jalankan Buyback

Banking editor Anggie Ariesta
23/06/2026 20:19 WIB
BTN (BBTN) berencana menggelar aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham perusahaan di pasar modal.
BTN (BBTN) Siapkan Revisi Rencana Bisnis Demi Jalankan Buyback. (Foto: iNews Media Group)
BTN (BBTN) Siapkan Revisi Rencana Bisnis Demi Jalankan Buyback. (Foto: iNews Media Group)

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen BTN telah menandatangani kesepakatan pengalihan hak atas kredit pensiunan, pra-pensiunan, serta kredit pegawai aktif BUMN dan instansi pemerintah pada 22 Mei 2026. Transaksi ini menggunakan dua jalur perjanjian, yakni Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA).

Melalui skema CPTA, BTN bersiap mencaplok portofolio pinjaman pensiunan yang dikelola PT Taspen (Persero) dengan taksiran nilai mencapai Rp12,58 triliun.

Sementara lewat skema CLATA, BTN menyerap portofolio kredit pensiunan Asabri, dana pensiun komersial lain, serta kredit pegawai aktif senilai Rp7,34 triliun.

Aksi korporasi ini menuai sentimen positif dari pelaku pasar. Analis Bahana Sekuritas, Razqi M Kurniawan, menilai pembelian jumbo atas aset produktif milik SMBC Indonesia ini menjadi solusi jitu bagi peningkatan profitabilitas bank tanpa perlu memicu risiko pengenceran (dilusi) saham bagi pemilik modal lama.

Langkah tersebut diyakini mampu membenahi struktur keuangan BTN lewat suntikan aset yang menghasilkan tingkat imbal hasil (yield) lebih tinggi, durasi instrumen yang lebih pendek, serta risiko kredit (non-performing loan) yang jauh lebih terukur dan aman.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement