AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Cetak Laba Rp2,1 T, Intip Laporan Keuangan CIMB Niaga (BNGA) di Semester I-2021

BANKING
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 30 Juli 2021 09:42 WIB
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) atau (BNGA), hari ini, Jumat (30/7/2021), melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp2,1 triliun.
Cetak Laba Rp2,1 T, Intip Laporan Keuangan CIMB Niaga (BNGA) di Semester I-2021. (Foto: MNC Media)
Cetak Laba Rp2,1 T, Intip Laporan Keuangan CIMB Niaga (BNGA) di Semester I-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) atau (BNGA), hari ini, Jumat (30/7/2021), melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp2,1 triliun pada semester pertama tahun 2021 dan menghasilkan earnings per share Rp85,54.

“CIMB Niaga berhasil membukukan pertumbuhan Return On Equity (ROE) menjadi 11,2% seiring dengan peningkatan pada laba bersih sebesar 22,2% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp2,1 triliun," ujar Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M Siahaan, dalam keterangan resminya, Jumat (30/7/2021).
 
Pertumbuhan yang baik pada laba bersih didorong oleh peningkatan pendapatan operasional sebesar 8,7% YoY, sementara biaya operasional secara umum flat, sehingga cost to income ratio turun menjadi 45,1%. Adapun biaya pencadangan naik sebesar 5,1%.

Kemudian, Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat baik masing-masing sebesar 22,1% dan 78,4% per 30 Juni 2021.

Dengan total aset sebesar Rp288,9 triliun per 30 Juni 2021, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

Total penghimpunan dana pihak ketiga (“DPK”) tercatat sebesar Rp218,1 triliun dengan rasio CASA sebesar 62,4%. Adapun Giro dan Tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 8,2% Y-o-Y dan 10,5% Y-o-Y, sejalan dengan komitmen Bank untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.

Adapun jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp173,4 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking yang tumbuh 5,0% Y-o-Y. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 7,3% Y-o-Y, sementara Kredit Pemilikan Mobil (KPM) meningkat sebesar 12,6% Y-o-Y.

Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) atau CIMB  Niaga Syariah berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp33,1 triliun dan DPK sebesar Rp37,1 triliun per 30 Juni 2021. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD