sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Didukung Holding Ultra Mikro, Ekonomi Keluarga di Semarang Ini Naik Lewat Usaha Sembako

Banking editor Febrina Ratna Iskana
08/06/2026 12:12 WIB
Pelaku usaha warung sembako di Kelurahan Pandansari, Semarang, mampu mengembangkan usahanya melalui dukungan Holding Ultra Mikro BRI Group.
Didukung Holding Ultra Mikro, Ekonomi Keluarga di Semarang Ini Naik Lewat Usaha Sembako. (Foto: Dok. BRI)
Didukung Holding Ultra Mikro, Ekonomi Keluarga di Semarang Ini Naik Lewat Usaha Sembako. (Foto: Dok. BRI)

IDXChannel - Ketekunan dalam menjalankan usaha, didukung akses pembiayaan dan pemberdayaan yang tepat, menjadi kunci bagi pengusaha ultra mikro untuk naik kelas. Hal itu tercermin dari perjalanan Niken Tiwi Arni, pelaku usaha warung sembako di Kelurahan Pandansari, Semarang, yang mampu mengembangkan usahanya melalui dukungan PNM Mekaar sebagai bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro BRI Group.

Berawal dari warung sederhana dengan pilihan barang yang masih terbatas, Niken terus berupaya mengembangkan usahanya agar dapat membantu perekonomian keluarga. Ia menyadari bahwa ketersediaan stok menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pelanggan tetap datang dan berbelanja di warungnya.

“Awalnya usaha saya kecil-kecilan, hanya warung sembako biasa. Tapi saya ingin warung ini bisa lebih lengkap, supaya pelanggan tidak perlu ke tempat lain,” ujar Niken.

Keinginan untuk mengembangkan usaha tersebut kemudian membawa Niken mengenal program PNM Mekaar melalui rekomendasi tetangganya. Dari sana ia mulai mengikuti pendampingan dan pertemuan kelompok bersama nasabah lainnya. Melihat kesungguhan Niken dalam mengembangkan usahanya, pada 2019 menjadi tahun PNM Mekaar  memberikan dukungan permodalan awal yang kemudian dimanfaatkannya untuk memperkuat usaha secara bertahap.

Tidak hanya memperoleh akses permodalan, Niken pun mendapatkan fasilitas pendampingan, di mana ia diberikan pemahaman baru oleh PNM tentang cara mengelola usaha, mulai dari mengatur kebutuhan stok, menjaga perputaran modal, hingga melihat peluang dari kebiasaan belanja warga sekitar.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement