IDXChannel — PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) membayarkan klaim kesehatan dan meninggal dunia sebesar Rp227,29 miliar kepada lebih dari 8.000 penerima manfaat sepanjang Januari hingga Maret 2026, meningkat 3,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Tren serupa terjadi di tingkat industri. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat klaim kesehatan industri mencapai Rp26,74 triliun pada 2025, naik 9,1 persen secara tahunan, seiring meningkatnya risiko kesehatan dan biaya medis yang menjadikan perlindungan asuransi semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.
Dari komposisi klaim MSIG Life, penyakit jantung, kanker, dan stroke merupakan kondisi kesehatan yang paling banyak diklaim.
Mayoritas klaim juga berasal dari nasabah usia produktif 20 – 55 tahun, yang mewakili sekitar 65,5 persem dari total tertanggung penerima klaim. Kelompok ini umumnya masih aktif bekerja dan menjadi penopang utama ekonomi keluarga, sehingga risiko kesehatan dapat berdampak langsung pada stabilitas finansial keluarga.
Director and Chief Operating IT Officer MSIG Life Elly Susanti mengatakan, sepanjang kuartal pertama 2026, rata-rata lebih dari Rp75 miliar klaim kami bayarkan setiap bulan kepada nasabah dan keluarga yang menghadapi risiko kesehatan maupun kehilangan pencari nafkah.