IDXChannel - Divisi asuransi perjalanan Allianz akan memangkas hingga 1.800 pekerja karena meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI).
Dilansir dari CNA pada Sabtu (11/7/2026), laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal tersebut dikonfirmasi CEO Allianz Partners Tomas Kunzmann.
PHK massal ini terutama menyasar staf call center. AI menggantikan tugas layanan pelanggan manual.
Menurut laporan media, PHK massal ini akan berlangsung secara bertahap selama 12-18 bulan ke depan.
Allianz Partners mempekerjakan sekitar 22.600 staf secara global. Sekitar 14.000 pekerja menangani pertanyaan dan klaim pelanggan melalui telepon.