sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KEK Kura Kura Bali Jadi PFII, Tiru Keberhasilan Singapura Tarik Investasi Dunia

Economics editor Rohman Wibowo
11/07/2026 18:06 WIB
Pemerintah secara resmi menetapkan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
KEK Kura Kura Bali Jadi PFII, Tiru Keberhasilan Singapura Tarik Investasi Dunia. (Foto Istimewa)
KEK Kura Kura Bali Jadi PFII, Tiru Keberhasilan Singapura Tarik Investasi Dunia. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pemerintah secara resmi menetapkan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). PFII direncanakan berlokasi di kawasan dalam ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Denpasar, Bali.

Teranyar pemerintah tengah memfinalisasi draf Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum pendukung bagi kawasan keuangan tersebut.

Perlu diketahui, KEK Kura Kura Bali juga menyiapkan ekosistem pendukung bagi operasional pusat keuangan internasional melalui kehadiran Business Hub yang dirancang sebagai titik temu program Global Blended Finance Alliance (GBFA), business school, serta jalur investasi unggulan di Indonesia.

Selain itu, Knowledge District akan diperkuat dengan Pusat Kewirausahaan dan Inovasi yang menjadi wadah pendidikan berkualitas, seperti sekolah interkultural ACS Bali, serta pengembangan riset lingkungan pesisir melalui International Mangrove Research Center (IMRC).


 
Rencananya, pengembangan KEK Kura Kura Bali bakal digencarkan melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis pada tahun 2026. Hingga kuartal I-2026, KEK Kura Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2.146 orang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, alasan utama pemilihan Bali didasarkan pada kebutuhan akan lingkungan yang kondusif bagi investor global.

Selain aspek regulasi yang kompetitif, Bali dianggap memiliki gaya hidup yang tenang dibandingkan kota-kota besar yang sangat padat.

"Di Bali karena kalau bicara mengenai financial center kan bicara juga mengenai lifestyle, dan lifestyle yang relatif tidak terlalu sibuk atau busy atau padat. Jadi kita menawarkan seperti di Dubai kan di daerah tertentunya tidak terlalu sibuk, demikian pula di tempat-tempat lain," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, yang dikutip Sabtu (11/7/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement