Sejak kuartal II-2026, kata Lani, OCTO juga menghadirkan sejumlah fitur baru yang semakin meningkatkan kenyamanan nasabah, antara lain penukaran Poin Xtra menjadi Asia Miles, pengajuan surat referensi bank untuk keperluan visa, pengisian arrival card untuk negara pilihan, serta akses yang lebih mudah ke berbagai solusi pembiayaan, mulai dari pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan kartu kredit hingga produk asuransi.
Selain mendukung kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari, OCTO juga membantu nasabah membangun kesejahteraan finansial jangka panjang melalui #GetWealthSoon. Melalui platform ini, nasabah dapat mengakses beragam produk investasi, mulai dari reksa dana, penawaran perdana Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, obligasi pasar sekunder (pemerintah maupun korporasi), hingga layanan jual dan beli emas. Seluruh layanan tersebut didukung oleh fitur pemantauan portofolio dan arus kas yang terintegrasi, sehingga membantu nasabah mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat.
Nasabah juga dapat membuka rekening dalam 15 mata uang asing, menikmati nilai tukar yang kompetitif selama jam operasional, serta bertransaksi di luar negeri secara langsung menggunakan saldo mata uang asing yang dimiliki. Fitur ini memberikan kemudahan yang lebih besar bagi nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi internasional.
Meningkatnya minat nasabah terhadap solusi pengelolaan kekayaan juga tercermin dari pertumbuhan transaksi investasi melalui OCTO. Pada semester I-2026, transaksi reksa dana meningkat 48 persen, sementara transaksi obligasi naik 112 persen.
Adopsi berbagai solusi digital tersebut terus menunjukkan tren yang positif. Pada semester I-2026, transaksi QRIS di OCTO meningkat 65 persen, sementara pembukaan rekening pertama melalui OCTO tumbuh 89 persen.