sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Citi Indonesia Optimistis Arah Kebijakan BI di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti

Banking editor Rohman Wibowo
20/08/2026 23:00 WIB
Citi optimistis terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI) ke depan di bawah kepemimpinan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia definitif.
Citi Indonesia Optimistis Arah Kebijakan BI di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
Citi Indonesia Optimistis Arah Kebijakan BI di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

Keberlanjutan bauran kebijakan moneter dan fiskal dinilai menjadi fondasi utama dalam meredam rambatan risiko global ke perekonomian domestik. Batara menekankan pentingnya sinergi otoritas dalam mengantisipasi pergeseran arah suku bunga di negara-negara maju serta fluktuasi harga komoditas utama dunia.

"Kami melihat adanya continuity of policy di mana kerja sama moneter dan fiskal diharapkan makin baik menghadapi tantangan global. Terlebih, dinamika hingga akhir tahun masih dipengaruhi perkembangan ekonomi di AS dan Eropa, pergerakan harga minyak, yield US Treasury, serta implikasinya terhadap potensi easing di emerging markets," jelas Batara.

Tingginya frekuensi peluncuran kebijakan baru dan ketidakpastian pasar internasional menuntut Bank Indonesia untuk terus memelihara saluran komunikasi yang intensif dengan komunitas pemodal mancanegara. Pemahaman yang mendalam mengenai arsitektur pasar modal menjadi nilai tambah penting bagi pucuk pimpinan bank sentral.

Pengalaman interaksi yang luas dinilai menjadi modal kuat bagi Destry dalam menjembatani kepentingan otoritas dengan para pelaku pasar keuangan global. Citi Indonesia mencatat komunikasi langsung yang terbangun selama ini berjalan sangat efektif dalam mengikis keraguan investor asing terhadap prospek investasi di Tanah Air.

"Destry Damayanti cukup mengenal baik pasar modal dan dekat dengan komunitas investor internasional, di mana kami sendiri sering membawa investor global untuk berdiskusi dengan beliau. Kondisi saat ini memang membutuhkan komunikasi yang intensif dari Bank Indonesia kepada pasar keuangan agar kepercayaan pasar tetap terjaga," kata Batara. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement