sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Cost of Fund Bank Jago Diproyeksi Capai 4,1 persen di Akhir 2026 Imbas Naiknya BI Rate

Banking editor Anggie Ariesta
10/09/2026 14:32 WIB
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) secara bertahap menekan biaya dana (cost of fund) di industri perbankan nasional, termasuk Bank Jago.
Cost of Fund Bank Jago Diproyeksi Capai 4,1 persen di Akhir 2026 Imbas Naiknya BI Rate. (Foto: iNews Media Group)
Cost of Fund Bank Jago Diproyeksi Capai 4,1 persen di Akhir 2026 Imbas Naiknya BI Rate. (Foto: iNews Media Group)

Meski demikian, Supranoto menegaskan bahwa tekanan penyesuaian biaya dana tersebut merupakan fenomena menyeluruh yang dihadapi oleh lanskap industri perbankan nasional pascakenaikan suku bunga acuan.

"Tentunya ini tidak hanya berlaku untuk Bank Jago saja tapi keseluruhan industri perbankan di Indonesia," ujar Supranoto.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah pengetatan kebijakan moneter secara agresif sepanjang kuartal II-2026 untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan meredam ketidakpastian geopolitik global.

Akumulasi kenaikan BI Rate sebesar 100 basis point (bps) tercatat melalui beberapa tahapan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yakni pada Mei 2026 BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen dan Juni 2026 BI kembali mengerek suku bunga acuan dalam dua kali penyesuaian (RDG mingguan dan bulanan) masing-masing sebesar 25 bps, yang membawa posisi BI Rate menyentuh level 5,75 persen. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement