sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dampak Nyata Program Pemberdayaan Keberlanjutan Mekaar PNM untuk Masyarakat Prasejahtera

Banking editor Dhera Arizona Pratiwi
05/01/2026 22:40 WIB
Di wilayah kepulauan yang identik dengan tantangan mengenai akses dan jarak, Selly, seorang ibu rumah tangga yang dikenal sebagai nasabah inspiratif PNM Mekaar.
Dampak Nyata Program Pemberdayaan Keberlanjutan Mekaar PNM untuk Masyarakat Prasejahtera. (Foto Istimewa)
Dampak Nyata Program Pemberdayaan Keberlanjutan Mekaar PNM untuk Masyarakat Prasejahtera. (Foto Istimewa)

“Dulu beta cuma pikir bagaimana caranya bantu ekonomi keluarga. Tapi sejak ikut Mekaar, beta belajar pimpin kelompok, saling berbagi, dan percaya kalau usaha kecil juga bisa berkembang asal jalan sama-sama. Dari pertemuan tiap minggu dan pendampingan itu, beta jadi lebih berani dan lebih yakin jalani semua,” ujar Selly.

Kisah Ibu Selly adalah cerita tentang harapan yang terus dijaga. Tentang bagaimana PNM hadir bukan sekadar memberikan pinjaman, tetapi menemani setiap langkah kecil agar terus berani menatap masa depan. 

Lewat Mekaar, pembiayaan berubah menjadi proses belajar untuk menata usaha, menguatkan diri, dan bertumbuh bersama kelompok yang saling menguatkan setiap harinya. Dari pertemuan ke pertemuan selanjutnya, PNM menjaga agar kualitas kapasitas usaha mereka tumbuh dengan perlahan, agar mereka yang dulu hanya bertahan, kini punya keyakinan untuk bermimpi lebih jauh dan berjalan lebih kuat menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Sejauh ini, komitmen tersebut telah terbukti dalam hasil Customer Survey Indeks Mekaar 2024, di mana 72 persen nasabah merasakan peningkatan peran dalam pengambilan keputusan keluarga, 74 persen mengalami peningkatan pendapatan setelah menjadi nasabah, 78 persen telah memiliki dan memahami implementasi laporan keuangan bisnis, serta 90 persen merasakan dampak kemandirian finansial. 

Menanggapi hal ini, Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menegaskan, capaian ini menjadi penguat arah pemberdayaan PNM ke depan. “Ini bukan sekadar survei, di balik angka-angka ini, ada cerita tentang ibu-ibu yang kini lebih berani berpendapat di rumahnya, usaha yang perlahan tumbuh, dan keluarga yang mulai berdiri di atas kakinya sendiri. Itulah adalah upaya kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendorong agar semakin banyak kisah Bu Selly lainnya dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement