AALI
9875
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1475
ACES
1235
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
1030
ADMF
7700
ADMG
192
ADRO
1800
AGAR
340
AGII
1495
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4110
AKSI
418
ALDO
1060
ALKA
244
ALMI
234
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.85
1.13%
+5.65
IHSG
6536.03
0.44%
+28.35
LQ45
941.16
1.03%
+9.62
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,641 / gram

Dukung BI-FAST, DBS Indonesia Mulai Terapkan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500 di Desember 2021

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Selasa, 09 November 2021 09:04 WIB
Melalui program pembayaran BI-FAST ini perseroan senang dapat berperan aktif dalam mempercepat program inklusi keuangan dan digitalisasi bagi nasabah korporasi
Dukung BI-FAST, DBS Indonesia Mulai Terapkan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500 di Desember 2021 (FOTO:MNC Media)
Dukung BI-FAST, DBS Indonesia Mulai Terapkan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500 di Desember 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Untuk mendukung rencana Bank Indonesia untuk mengimplementasikan pembayaran BI-FAST, Bank DBS Indonesia akan mulai menerapkan biaya transfer pembayaran BI-FAST sebesar Rp2.500 di bulan Desember 2021. 

Sesuai dengan komitmennya untuk senantiasa mendukung pemerintah Indonesia dalam program inklusi keuangan dan digitalisasi, Bank DBS Indonesia turut berperan aktif dan menjadi salah satu dari 22 institusi perbankan yang akan menerapkan sistem pembayaran BI-FAST di tahap pertama. 

Sistem BI-FAST ini bertujuan untuk menyediakan infastruktur pembayaran ritel nasional yang aman, lebih efisien dan tersedia secara real time 24/7. 

Melalui program ini, nasabah korporasi perbankan dapat melakukan transfer hingga Rp250 juta secara real-time dan hanya akan dibebankan sebesar Rp2.500 per transaksi, namun tipe transaksi lain seperti SKN (Sistem Kliring Nasional), RTOL (Real Time Online Transfer) dan RTGS (Real Time Gross Settlement) tidak berubah.  Layanan pembayaran BI-FAST ini akan memungkinkan nasabah melakukan instant transfer hanya dengan menggunakan informasi nomor ponsel atau alamat email penerima.  

Head of Global Transaction Services, PT Bank DBS Indonesia, Iwan Rusli mengungkapkan, melalui program pembayaran BI-FAST ini perseroan senang dapat berperan aktif dalam mempercepat program inklusi keuangan dan digitalisasi bagi nasabah korporasi kami termasuk pelaku UKM. 

"Hal ini sejalan dengan visi Bank DBS Indonesia untuk memajukan perbankan digital melalui fitur-fitur inovatif dan memudahkan nasabah korporasi untuk bertransaksi sesuai dengan moto kami Live More Bank Less. Kami berharap, nasabah semakin nyaman dalam bertransaksi dan kami pun turut berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian, serta memajukan ekosistem ekonomi keuangan digital di Indonesia,” katanya Selasa (9/10/2021). 

Proses transaksi dan sistem pembayaran kian mudah dan nyaman bagi nasabah korporasi karena didukung oleh teknologi DBS RAPID dan IDEAL. 

Teknologi DBS RAPID mengintegrasikan layanan perbankan dengan mudah ke dalam sistem atau platform melalui API (Application Program Interface) untuk memfasilitasi alur kerja yang benar-benar digital dan memberikan peningkatan interaksi yang berpusat pada nasabah. Sedangkan DBS IDEAL, platform internet banking untuk nasabah korporasi Bank DBS Indonesia, juga akan dikembangkan untuk mempermudah transaksi yang bisa dilakukan melalui key-in maupun file-upload dengan enkripsi untuk transaksi dengan volume tinggi dan file besar. 

Dengan memanfaatkan transformasi digital yang senantiasa dilakukan untuk menyukseskan program ini, sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan yang positif (purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia melihat program BI-FAST sejalan dengan komitmen Bank DBS Indonesia dalam menghadirkan solusi berkelanjutan, dan sekaligus menciptakan pengalaman perbankan yang menyenangkan (joyful experience) bagi nasabah. 

Dengan mengikuti uji coba untuk sistem pembayaran BI-FAST pada bulan November 2021, Bank DBS Indonesia terus menyempurnakan layanan perbankan digital secara konsisten. 

Pada tahap selanjutnya, Bank DBS Indonesia akan berfokus pada transfer kredit individual dan akan melayani transfer debit, bulk credit dan request for payment mulai tahun 2022 seiring dengan persiapan yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Sistem pembayaran ini diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan implementasi inklusi keuangan, digitalisasi, serta dapat menjangkau seluruh masyarakat di Indonesia secara merata, sehingga sistem ini dapat memberikan manfaat yang besar, termasuk pemerintah, perusahaan perbankan dan perusahaan teknologi finansial (fintech).  

Sistem pembayaran BI-FAST merupakan bagian dari inisiatif Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI 2025) yang terkait Program Pengembangan Pembayaran di Indonesia selain QRIS. 

Untuk memperkuat kapabilitas perbankan korporasi, Bank DBS Indonesia akan merealisasikan DBS MAX QRIS - sebuah sistem penerimaan digital menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) bagi nasabah korporasi.  

DBS MAX QRIS menghadirkan teknologi yang disempurnakan untuk kebutuhan penerimaan tagihan dan rekonsiliasi nasabah korporasi, dimana memungkinkan proses transaksi dari pembeli terjadi secara real-time hanya dengan memindai untuk membayar (scan and pay). Rencana peluncuran DBS MAX QRIS ini sejalan dengan kesiapan para nasabah korporasi dalam mengadopsi sistem digital.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD