AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Dukung Gerakan Non Tunai, Transaksi e-Money Mandiri (BMRI) Tembus Rp11,8 Triliun

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Selasa, 02 November 2021 16:24 WIB
Frekuensi finansial Mandiri e-Money sebesar 697 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp 11,8 triliun.
Dukung Gerakan Non Tunai, Transaksi e-Money Mandiri (BMRI) Tembus Rp11,8 Triliun (FOTO:Dok BMRI)
Dukung Gerakan Non Tunai, Transaksi e-Money Mandiri (BMRI) Tembus Rp11,8 Triliun (FOTO:Dok BMRI)

IDXChannel - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), antara lain melalui kenaikan jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri e-Money yang kini telah mencapai hampir 25 juta kartu. 

Pada akhir September 2021, frekuensi finansial Mandiri e-Money sebesar 697 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp 11,8 triliun. 

Perseroan juga terus menggenjot penggunaan kartu prabayar Mandiri e-money, salah satunya untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan “BIS KITA” di Kota Bogor, Jawa Barat. 

Harapannya, kerjasama ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat masyarakat Bogor memanfaatkan alat transportasi perkotaan berbasis jalan yang diluncurkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) itu. 

BIS KITA merupakan implementasi program Buy the Service dari BPTJ dalam rangka pengembangan transportasi di kawasan perkotaan. 

Tagline BIS KITA (Bus Inovatif, Solusi Transportasi Perkotaan Terintegrasi dan Andal) bertujuan untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bertransportasi kepada masyarakat berbasis pembayaran non tunai. 

Menurut SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi, inisiatif kerjasama ini merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan terpilih utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan. 

“Inisiatif ini simple, namun sangat efektif karena kartu e-Money ini multifungsi. Artinya akan banyak benefit yang bisa dirasakan pemegang kartu. Harapannya, nanti inisiatif ini juga dapat berkontribusi pada kenaikan transaksi di channel e-Money," kata Thomas dalam keterangan resminya, Selasa (2/11). 

VP Bank Mandiri Area Bogor Hermawan Handoyo Widodo mengatakan, pembayaran Tap On Bus pada layanan “BIS KITA” nantinya tidak hanya di Kota Bogor saja, diwaktu yang akan datang tidak menutup kemungkinan diimplementasikan di titik lokasi Jabodetabek lainnya. 

Thomas menambahkan, salah satu benefit yang ditawarkan Bank Mandiri melalui fungsi e-Money yakni sebagai alat pembayaran non-tunai sehingga transaksi menjadi lebih mudah dan praktis, tidak perlu membawa uang tunai dan direpotkan oleh uang kembalian. 

Tak hanya itu saja, Mandiri e-money juga telah memiliki ekosistem pengguna dan merchant yang sangat luas, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemegang kartu. 

Saat ini Mandiri e-Money telah dapat digunakan untuk Pembayaran Tol; Pembayaran parkir; Pembayaran transportasi seperti Commuterline, MRT, LRT, Transjakarta, Transjogja, Batik Solo Trans; Pembayaran di SPBU; Belanja di toko retail seperti Indomaret, Alfamart, dll; Wahana hiburan dan restoran lainnya. 

Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi non tunai, Thomas melanjutkan, kartu e-Money juga dapat diisi ulang dengan menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC (near field communication), IOS (Iphone) maupun e-Commerce yang sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri, pada Mesin ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri. 

“Inisiatif kerjasama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai,” kata Thomas.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD