AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Erick Thohir: BSI dan Muamalat Dapat Berjalan Seiring

BANKING
Suparjo Ramalan
Kamis, 16 September 2021 06:21 WIB
Erick Thohir menyatakan terbuka untuk Bank Muamalat untuk saling berbagai keahlian dan benchmarking.
Erick Thohir: BSI dan Muamalat Dapat Berjalan Seiring. (Foto: MNC Media)
Erick Thohir: BSI dan Muamalat Dapat Berjalan Seiring. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan aset, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA akan mengelola aset berkualitas rendah milik PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Langkah ini mendapatkan dukungan dari Menteri BUMN, Erick Thohir, di mana dia berharap Bank Muamalat dapat berjalan beriringan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan terbuka untuk Bank Muamalat untuk saling berbagai keahlian dan benchmarking. Hal itu sesuai dengan arahan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. 

"Tentu kami sangat terbuka untuk terus menjadi bagian dari Bank Muamalat, misalnya untuk sharing expertise dan benchmarking. Bagaimana Bank Syariah Indonesia yang kita miliki dan Bank Muamalat dapat berjalan seiring,” ujar Erick, Rabu (15/9/2021). 

Saat ini, PPA, Bank Muamalat, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah melakukan Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA), Rabu 15 September 2021. 

Kerja sama dalam ekosistem ekonomi syariah, kata dia, tidak berhenti sampai di sini. Karena masih ada target ke depan yang ingin dicapai, salah satunya berinvestasi dalam pembangunan rumah haji di Mekkah.

"Selama ini, kita terus membuka pembicaraan dan mudah-mudahan Kementerian BUMN dan BPKH bisa berjalan seiring, Insya Allah kerja sama ini berlanjut tidak hanya hari ini, tetapi di masa-masa yang akan datang,” katanya. 

Senada, Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengutarakan terima kasih atas dukungan Kementerian BUMN selaku pemegang saham PPA. Harapannya, perseroan dapat menjalankan tugasnya dengan baik.  

"Langkah ini sejalan dengan rencana pengembangan kegiatan investasi PT PPA untuk menjadi National Asset Management Company (NAMCO),” kata Yadi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD