"Bentuk kolaborasi antara perbankan dan platform digital ini menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan inklusi keuangan nasional.
Perkembangan layanan digital mendorong kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang lebih cepat dan praktis," ujar Hendra.
Menurut Hendra, pihaknya juga melihat bahwa langkah kolaborasi dengan ekosistem digital, termasuk layanan paylater, merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan, dengan =tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Selain mendukung ekosistem pembiayaan digital melalui channeling, Hendra menjelaskan, pihaknya juga terus menghadirkan berbagai solusi pembiayaan fleksibel untuk masyarakat.
Salah satunya melalui produk OK KTA, yaitu fasilitas Kredit Tanpa Agunan dengan plafon pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp300 juta, di mana pihak OK Bank menawarkan tenor fleksibel mulai dari enam hingga 60 bulan, dengan suku bunga mulai dari 0,79 persen per bulan.
Selain itu, OK Bank juga menerapkan skema cicilan tetap, sehingga diharapkan dapat lebih membantu nasabah dalam mengelola arus kas secara lebih terukur.