sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ketegangan Geopolitik Belum Reda, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Tetap Terjaga

Banking editor Anggie Ariesta
04/08/2026 16:50 WIB
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat, menyusul gagalnya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di awal Juli lalu.
Ketegangan Geopolitik Belum Reda, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Tetap Terjaga. Foto: iNews Media Group.
Ketegangan Geopolitik Belum Reda, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Tetap Terjaga. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap berada dalam kondisi terjaga. Hal ini dikonfirmasi berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK yang digelar pada 29 Juli 2026, meski perekonomian global masih dibayang-bayangi oleh ketidakpastian dan ketegangan geopolitik.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, mengungkapkan dinamika global saat ini masih dipengaruhi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

"Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat, menyusul gagalnya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di awal Juli lalu. Eskalasi konflik kembali mendorong kenaikan harga minyak," ujar wanita yang akrab disapa Kiki itu, dalam konferensi pers RDKB OJK di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Kiki memaparkan Dana Moneter Internasional (IMF) pada Juli 2026 telah merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3 persen akibat dampak perang yang berkepanjangan. 

Meski demikian, perkembangan investasi di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi faktor pendorong (upside risk) yang menyeimbangkan prospek ekonomi global.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement