Untuk mempertahankan kondisi tersebut, disiplin pasar perlu diperkuat agar persaingan penghimpunan dana tetap sehat tanpa memicu kenaikan biaya dana (cost of funds).
LPS menjalankan peran ini melalui Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) yang bergerak mengikuti suku bunga pasar agar penyaluran kredit tetap optimal mendukung perekonomian.
Terakhir, Destry menegaskan pentingnya kolaborasi antarotoritas keuangan secara konkret demi mendorong perekonomian nasional.
“Sinergi Merah Putih bukan sekadar bekerja sama, melainkan menyatukan kekuatan dan menyelaraskan langkah antarlembaga untuk menghasilkan dampak yang lebih nyata bagi pertumbuhan ekonomi, penguatan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Destry.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjaga kecukupan likuiditas serta memperkuat transmisi suku bunga kebijakan melalui bauran kebijakan yang mendorong ekspansi kredit, produktivitas dunia usaha, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
(NIA DEVIYANA)