“BRI akan terus menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berorientasi pada pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap dapat terus hadir sebagai mitra yang tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Indonesia” imbuhnya.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Pembina Wihara Satrya Dharma Tang Li Fen mengungkapkan apresiasi atas penyaluran bantuan sembako dari BRI peduli kepada Umat Buddha. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai luhur dalam ajaran Buddha, kepedulian terhadap sesama, serta semangat berbagi untuk menciptakan keharmonisan dan kebahagiaan bersama di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima. Kami juga berharap BRI senantiasa semakin maju, terus berkembang, serta dapat terus menebarkan keberkahan, manfaat, dan kebaikan bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu Ekawati Tantawi selaku Ketua Pembina Wihara Dharma Bhakti menyampaikan bahwa, pihaknya menyambut baik kepedulian yang telah diberikan oleh BRI di Hari Raya Waisak sekaligus menjadi momen untuk menyebarkan cinta kasih dan memperkuat kepedulian antarsesama.
Sebagai informasi, Wihara Satrya Dharma adalah salah satu wihara terbesar di Jakarta. Di dalam kompleks vihara terdapat Kelenteng Kwee Goan Say (Kwee Goan Say Bio), yang dibangun pada 1960-an dan merupakan bangunan tertua di kompleks tersebut.