AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Ini 7 Kebijakan Strategis BNI Hadapi 2021

BANKING
Ferdi Rantung/Sindonews
Senin, 29 Maret 2021 21:06 WIB
PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BBNI) langsung menelurkan tujuh kebijakan strategis dalam menghadapi tahun fiskal 2021.
Ini 7 Kebijakan Strategis BNI Hadapi 2021. (Fot: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BBNI) langsung menelurkan tujuh kebijakan strategis dalam menghadapi tahun fiskal 2021. Hal itu diputuskan usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung hari ini.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menjelaskan berbagai kebijakan strategis yang diambil perseroan pada 2021. Ini dibutuhkan dalam menghadapi tantangan dan dinamika bisnis yang begitu cepat. 

Adapun kebijakan-kebijakan strategis tersebut adalah; Pertama, meningkatkan kualitas kredit melalui perbaikan manajemen risiko sehingga menekan rasio kredit bermasalah atau NPL.

"Kedua, meningkatkan digital capability dalam memenuhi kebutuhan nasabah untuk transaksi dan layanan perbankan lainnya," ujar Royke di Jakarta (29/3/2021).

Selanjutnya yang Ketiga, meningkatkan ekspansi bisnis secara berkelanjutan sehingga pertumbuhan tetap sehat. Keempat, meningkatkan CASA dan pendapatan fee atau fee based income (FBI) melalui peningkatan bisnis transaksional.

Kelima, optimalisasi jaringan dan bisnis Internasional dengan memperkuat kerjasama partnership di berbagai negara. Keenam, optimalisasi kontribusi perusahaan anak.

"Dan, Ketujuh, optimalisasi HC atau SDM dalam mendukung bisnis bank," ujar Royke. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD