Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp89,8 triliun atau sekitar USD5,38 miliar. Kunardy menegaskan, pemegang saham pengendali telah menggelontorkan investasi yang cukup besar di Indonesia.
"Tapi kita juga, satu sisi juga mereka kan sudah banyak investasi di Indonesia, oleh karena itu jadi tantangan kami bersama untuk membuktikan bahwa turnaround KB ini adalah sustainable," tutur dia.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan masih menjalankan berbagai agenda transformasi, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga efisiensi operasional.
Menurut Kunardy, langkah efisiensi karyawan yang dilakukan sebelumnya merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perusahaan.
"Jadi itu adalah bagian dari transformasi yang tidak bisa terelakkan. Jadi kita harus productivity dan juga quality improvement of the team, kenapa? Kalau tidak kita akan susah sekali untuk berkompetisi. Dan sekarang dengan jajaran direksi yang baru ini, kami yakin bahwa kami siap untuk terus melakukan transformasi. Untuk terus melakukan perbaikan," katanya.