Nasabah disarankan tidak langsung menghubungi nomor layanan pelanggan yang ditemukan melalui situs, media sosial, iklan, atau unggahan dari sumber yang belum terverifikasi. Nasabah juga perlu menghindari tautan mencurigakan, aplikasi dari sumber tidak resmi, permintaan berbagi layar ponsel, serta instruksi transfer dari pihak yang tidak dikenal.
Edukasi mengenai kanal komunikasi resmi menjadi bagian dari upaya BWS meningkatkan kesadaran dan keamanan nasabah.
Jika menemukan komunikasi atau nomor mencurigakan yang mengatasnamakan BWS, nasabah diimbau menghentikan interaksi, menyimpan bukti, dan segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi perseroan.
“Ketika menerima informasi yang menimbulkan kepanikan atau meminta data rahasia, jangan terburu-buru mengikuti instruksi. Hentikan komunikasi dan hubungi bank melalui nomor yang tercantum pada kanal resminya,” kata Rifqi. (Aldo Fernando)