Sepanjang 2025, Bank QNB Indonesia membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp50,8 miliar, yang mencerminkan tahun tersebut sebagai periode transisi strategis bagi perseroan dalam memperkuat fundamental inti serta mengoptimalkan portofolio bisnis.
Memasuki 2026, perseroan akan fokus memperkuat bisnis perbankan korporasi dan institusional, sekaligus meningkatkan kapabilitas digital dan operasional. Strategi yang dijalankan meliputi pengembangan infrastruktur digital, pemanfaatan jaringan regional QNB Group, serta pendalaman hubungan dengan nasabah korporasi Tier-1 dan klien konglomerasi.
Sebagai bagian dari QNB Group, institusi keuangan terkemuka di kawasan Timur Tengah dan Afrika, Bank QNB Indonesia memiliki posisi strategis untuk menghubungkan pelaku bisnis di Indonesia dengan pasar internasional.
“Didukung fundamental yang kuat dan arah strategi yang semakin jelas, kami optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan sekaligus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko,” ujar Nick.
(Shifa Nurhaliza Putri)