IDXChannel – PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) membukukan penurunan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Emiten produsen bahan bangunan ini mencatat rugi bersih sebesar Rp4,55 miliar, berbalik dari laba bersih Rp311,07 miliar pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,1 triliun, turun sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,42 triliun.
Di tengah penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan justru meningkat 2,4 persen secara tahunan menjadi Rp3,5 triliun. Kondisi tersebut menyebabkan laba bruto MLIA turun signifikan menjadi Rp608,75 miliar atau merosot 39,3 persen dibandingkan capaian 2024 yang sebesar Rp1 triliun.
Sepanjang Januari–Desember 2025, perseroan mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp6,37 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak Rp400,89 miliar pada tahun sebelumnya.
Setelah memperhitungkan manfaat pajak penghasilan (neto) sebesar Rp1,83 miliar, perseroan membukukan rugi tahun berjalan Rp4,55 miliar. Pada tahun sebelumnya, MLIA masih mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp311,07 miliar.