AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Kinerja Positif, MNC Bank (BABP) Cetak Laba Bersih Rp12,8 M di 2021

BANKING
Tim IDXChannel
Kamis, 14 April 2022 10:33 WIB
MNC Bank tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp12,8 miliar di 2021.
Kinerja Positif, MNC Bank (BABP) Cetak Laba Bersih Rp12,8 M di 2021 (Dok.MNC)
Kinerja Positif, MNC Bank (BABP) Cetak Laba Bersih Rp12,8 M di 2021 (Dok.MNC)

IDXChannel - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group mencatatkan pertumbuhan laba serta kinerja positif sepanjang tahun 2021. 

MNC Bank tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp12,8 miliar meningkat 23,57% dibanding tahun 2020 sebesar Rp10,4 miliar. Capaian positif ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih MNC Bank di tahun 2021 sebesar Rp427,5 miliar atau naik 10,9% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp385,3 miliar.

Peningkatan pendapatan bunga bersih didorong oleh kenaikan pendapatan bunga, dari Rp969,8 miliar menjadi Rp979,9 miliar atau naik 1,05% seiring dengan kenaikan kredit yang disalurkan, serta keberhasilan menurunkan beban bunga sebesar 5,47%, dari Rp584,41 miliar di tahun 2020 menjadi Rp552,43 miliar di tahun 2021. 

Penurunan beban bunga tersebut disebabkan oleh keberhasilan MNC Bank untuk meningkatkan dana murah (giro dan tabungan), antara lain melalui program Tabungan Dahsyat.

“Pada tahun 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) MNC Bank meningkat sebesar 22,1% (yoy) menjadi Rp11,24 triliun dari sebelumnya sebesar Rp9,21 triliun di tahun 2020. Pencapaian tersebut adalah wujud meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada MNC Bank,” tutur Presiden Direktur MNC Bank Mahdan.

Pada periode yang sama, MNC Bank membukukan penyaluran kredit senilai Rp8,5 triliun atau naik 19,40% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp7,1 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut ditopang segmen Wholesale Banking (WB) dan Small & Medium Enterprise (SME/UKM). 

Di tahun 2021 penyaluran kredit di segmen WB sebesar Rp3,9 triliun meningkat 68,27% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp2,3 triliun. Sedangkan di segmen SME/UKM sebesar Rp534,7 miliar naik sebesar 7,73% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp496,3 miliar.

MNC Bank juga mencatat raihan positif di sisi Non-Performing Loan (NPL) Gross. Tahun 2021 NPL MNC Bank ada di angka 4,42% turun dibanding tahun 2020 yang berada di angka 5,69%.

Total aset MNC Bank per 31 Desember 2021 sebesar Rp14,01 triliun, naik 20,27% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,6 triliun. Peningkatan aset MNC Bank didorong oleh peningkatan DPK dan peningkatan modal inti sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2021.

"Dengan kinerja yang solid, kami terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh nasabah, serta penekanan yang kuat pada manajemen risiko dan selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas bank," lanjut Mahdan.

Dari lini layanan digital, MNC Bank telah meluncurkan MotionBanking pada Juni 2021. Saat ini MotionBanking sudah memiliki fitur yang mendekatkan nasabah dengan bank antara lain pembukaan rekening secara online/digital onboarding, transfer, pembayaran tagihan, login biometrik, top up e-wallet, pembayaran kartu kredit hingga pengajuan cicilan kartu kredit dengan bunga 0 persen. 

Berkat pengunaan teknologi yang maksimal, MotionBanking kini telah memiliki jumlah pengguna yang signifikan di akhir 2021. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD