Ke depan, kata dia, FIF akan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan agar dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.
Dari sisi aset, Net Service Asset (NSA) FIF tercatat sebesar Rp55,57 triliun pada semester I-2026. Angka itu meningkat 11,79 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp49,71 triliun.
Sementara itu, kualitas pembiayaan perseroan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) Nett berada di level 0,28 persen.
Baca Juga:
Meskipun mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut masih mencerminkan kondisi yang sehat dan terkendali.