Hal tersebut disebabkan karena banyaknya relaksasi dan restrukturisasi pinjaman ditengah pandemi.
"Dalam situasi debitur mengalami kesulitan pembayaran bunga maka penerimaan bank juga terganggu," ujar Bhima saat dihubungi MNC Media di Jakarta, Jumat (29/1/2021).
Sementara biaya operasional bank tetap berjalan seperti biaya overhead pegawai, sewa tempat, dan operasional kantor cabang.
"Investasi yang dilakukan bank untuk bertransformasi ke digitalisasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ini juga mempengaruhi laba jangka pendek," ucapnya. (SANDY)