AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Mandiri (BMRI) Incar Penyaluran KPR Tembus Rp45 Triliun di Akhir 2021

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Jum'at, 10 September 2021 06:52 WIB
Hingga Juli 2021 pembiayaan KPR Bank Mandiri sudah mencapai Rp 44 Triliun.
Mandiri (BMRI) Incar Penyaluran KPR Tembus Rp45 Triliun di Akhir 2021 (FOTO:MNC Media)
Mandiri (BMRI) Incar Penyaluran KPR Tembus Rp45 Triliun di Akhir 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Mandiri Tbk optimis penyaluran Mandiri KPR dapat turut memacu pertumbuhan yang diproyeksi mencapai Rp 45 triliun di akhir 2021. Adapun, hingga Juli 2021 pembiayaan KPR Bank Mandiri sudah mencapai Rp 44 Triliun. 

"Proyeksi tersebut seiring dengan peluncuran aplikasi Rumah Idamanku (RIKu) untuk memudahkan nasabah dalam mencari hunian impian," kata EVP Consumer Loan Bank Mandiri Ignatius Susatyo, Kamis (10/9/201). 

Bank Mandiri secara agresif akan terus mendorong inovasi digital untuk meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk segmen milenial. Hal ini seiring dengan membaiknya tren pertumbuhan di sektor properti. 

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sampai dengan Juli 2021 total kredit properti telah mencapai Rp 1.092,8 triliun atau tumbuh 4,9% secara year on year (YoY). Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) sebesar 7,4% YoY menjadi Rp 546,8 triliun di bulan Juli 2021. 

Dia menjelaskan langkah inovasi ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk secara aktif merespon perubahan perilaku konsumen dan memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang saat ini mulai beralih kelayanan digital. 

“Pandemi COVID-19 membuat nasabah menjadi sulit untuk mencari properti, ditambah lagi marketing properti mengalami keterbatasan ruang gerak karena adanya pembatasan aktivitas di berbagai wilayah. RIKu menjadi solusi yang tepat bagi Nasabah yang ingin mencari hunian idaman dan juga membantu broker properti dalam memasarkan listing propertinya,” katanya. 

Selain itu, pihaknya menilai dengan kehadiran RIKu, nasabah dapat menikmati kemudahan dalam melakukan pencarian properti dari Broker-broker Properti dan Aset Lelang & Jual Cepat Bank Mandiri, hingga mengajukan pembiayaan dengan berbagai penawaran menarik dari Mandiri KPR. 

Sementara itu, CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata menyambut baik peluncuran aplikasi RIKu sebagai inovasi untuk menyuguhkan pengalaman bertransaksi properti yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan layanan KPR atau KPA. 

“Kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Kerjasama ini didasari oleh pengamatan adanya kebutuhan perbankan untuk memasarkan dan menyalurkan KPR dan KPA serta ketersediaan listing properti berkualitas,” terang Dara. 

Pihaknya menambahkan kehadiran aplikasi RIKu akan memberikan pengalaman bertransaksi properti yang cepat, terintegrasi dengan layanan KPR atau KPA dalam sebuah platform dan mudah diakses oleh masyarakat khususnya nasabah Bank Mandiri. 

Pasalnya, nasabah bank Mandiri yang bertransaksi properti lewat RIKu dapat menikmati beragam kemudahan mulai dari pencarian, mengatur jadwal kunjungan, konsultasi, hingga pengajuan KPR atau KPA baik untuk rumah maupun apartemen. Selain itu, seluruh pengajuan pembiayaan kredit melalui aplikasi RIKu akan mendapatkan benefit yang kompetitif. 

Dara menjelaskan, algoritma Pinhome akan memastikan pengalokasian leads yang adil dan merata untuk para broker properti. Rangkaian proses ini sejalan dengan misi Pinhome untuk memberikan transaksi yang mudah, cepat, dan transparan. 

“Melalui Pinhome, kami memungkinkan seluruh informasi dan interaksi yang berkaitan dengan transaksi properti mulai dari pencarian, kunjungan, estimasi dan negosiasi harga, hingga pengajuan kredit terjadi secara online melalui platform yang terautomasi lengkap dengan virtual reality dan algoritma berbasis machine learning,” terang Dara. 

Berbekal fitur tersebut, Pinhome memiliki misi untuk membuat properti lebih aksesibel agar masyarakat Indonesia semakin mudah menemukan rumah idamannya dan broker properti dapat semakin meningkat transaksinya dengan segala kemudahan fasilitas pembiayaan yang disediakan Bank Mandiri.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD