Pertama kali diangkat oleh Presiden Ronald Reagan, Greenspan kemudian menjabat di bawah George HW Bush, Bill Clinton, dan George W Bush.
Masa jabatannya mencakup ledakan ekonomi dekade 1990-an, gelembung dotcom, krisis keuangan Asia 1997, dan serangan 11 September 2001.
Greenspan dipuji secara luas atas pendiriannya yang anti-inflasi, serta perannya di balik salah satu periode pertumbuhan ekonomi terpanjang dalam sejarah AS.
Namun, para kritikus kemudian berpendapat bahwa kebijakan suku bunga rendah The Fed pada awal 2000-an dan pendekatannya yang longgar terhadap regulasi keuangan berkontribusi pada gelembung perumahan dan krisis keuangan global 2008.
Greenspan mengakui pada 2008 bahwa ia salah berasumsi bahwa bank dapat melindungi kepentingan mereka sendiri secara memadai tanpa regulasi yang lebih ketat.