sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OCBC (NISP) Sepakat Ambil Alih Bisnis Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia

Banking editor Rahmat Fiansyah
04/05/2026 19:03 WIB
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyepakati akuisisi atas bisnis wealth and premier banking milik PT HSBC Indonesia.
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyepakati akuisisi atas bisnis wealth and premier banking milik PT HSBC Indonesia. (Foto: Ist)
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyepakati akuisisi atas bisnis wealth and premier banking milik PT HSBC Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyepakati akuisisi atas bisnis wealth and premier banking milik PT HSBC Indonesia. Nilai transaksi pengambilalihan belum diumumkan karena baru akan ditentukan berdasarkan kesepakatan akhir.

Direktur OCBC, Hartarti mengatakan, bank bersama HSBC Indonesia telah menandatangani perjanjian jual beli aset dan liabilitas (sale and purchase agrement/SPA) pada 4 Mei 2026.

"Di mana perseroan tunduk pada dipenuhinya persyaratan pendahuluan sebagaimana tercantum dalam perjanjian, akan mengakuisisi aset dan liabililtas wealth and premier banking dari HSBC Indonesia," katanya dalam keterbukaan informasi, Senin (4/5/2026).

Dengan transaksi ini, OCBC berharap dapat memperluas dan memperkuat bisnis konsumer, serta mendukung pertumbuhan bisnis nasabah, sejalan dengan strategi pengembangan bisnis OCBC.

Sebagai informasi, wealth and premier banking yang dihadirkan HSBC Indonesia merupakan segmen layanan perbankan khusus yang diperuntukkan bagi nasabah kelas kaya (affluent). Segmen ini memberikan layanan yang tidak hanya terbatas pada rekening perbankan, melainkan pengelolaan kekayaan (wealth management).

Di HSBC Indonesia, layanan ini mensyaratkan nasabah memiliki dana minimal Rp1 miliar. Dari situ, nasabah kaan memperoleh Relationship Manager (RM) pribadi, akses layanan global, benefit lifestyle seperti travel, hingga biaya transaksi yang terjangkau bahkan gratis.

Keputusan HSCB Indonesia untuk melepas wealth and premier banking cukup mengejutkan mengingat segmen ini merupakan core business HSBC. Sebelumnya, santer beredar HSBC Indonesia ingin melepas segmen ritel di tengah rencana bank induk yang ingin fokus pada nasabah affluent dan keluar dari retail mass.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement