AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Pefindo Sematkan Peringkat idA- untuk Obligasi Bank Victoria (BVIC)

BANKING
Anggie Ariesta
Senin, 18 April 2022 12:22 WIB
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat untuk PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) atas Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2017.
Pefindo Sematkan Peringkat idA- untuk Obligasi Bank Victoria (BVIC). (Foto: MNC Media)
Pefindo Sematkan Peringkat idA- untuk Obligasi Bank Victoria (BVIC). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat untuk PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) atas Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2017, dan Obligasi Berkelanjutan II Tahun 2019 di level idA-.

Dalam laporan BVIC di keterbukaan informasi BEI, Senin (18/4/2022), Pefindo juga menegaskan peringkat idBBB untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahun 2017 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahun 2019. Dengan prospek dipertahankan menjadi negatif.

Menurut Pefindo, Bank Victoria perlu memenuhi modal inti minimum sebagaimana yang dipersyaratkan regulasi sebesar Rp3 triliun pada akhir 2022. Sementara dalam hal bisnis, perusahaan sedang masa transisi ke arah segmen UMKM dan saluran digital.

"Perbaikan dalam kualitas aset juga masih perlahan akibat pandemi Covid-19 yang meredam efektivitas dari usaha-usaha Bank untuk menyelesaikan masalah kredit macet yang didominasi oleh akun-akun legacy," kata Pefindo, dalam keterangan resmi.

Perbaikan kualitas aset juga masih perlahan akibat pandemi Covid-19 meredam efektivitas usaha-usaha bank untuk menyelesaikan masalah kredit macet didominasi akun-akun legacy.

Kondisi itu membuat rasio kredit bermasalah alias non-performing loans (NPL) menjadi stagnan pada 7,4 persen per 31 Desember 2021, lebih lemah dibanding rata-rata industri perbankan yaitu 3 persen pada 31 Desember 2021. Walau rasio kredit dalam perhatian khusus (kolektabilitas 2) bank membaik ke 10 persen pada 31 Desember 2021 dari periode sama 2020 di kisaran 17,3 persen.

Sementara fokus baru dari bisnis juga tidak dapat memberikan perbaikan pada profil profitabilitas dalam jangka dekat hingga menengah. Penurunan peringkat dapat terjadi jika terjadi penurunan pada profil likuiditas.

Pefindo dapat merevisi prospek menjadi stabil jika Bank dapat memenuhi modal inti minimum yang dipersyaratkan regulasi dan dapat berhasil melakukan refocus bisnis yang diindikasikan oleh turunnya konsentrasi kredit dan profitabilitas yang lebih baik. Sehingga kualitas aset juga menjadi baik.

Selanjutnya, Obligasi berkelanjutan I Tahap I 2017 sejumlah Rp300 miliar milik Bank Victoria akan jatuh tempo pada 11 Juli 2022. Kesiapan Bank Victoria untuk membayar obligasi jatuh tempo tersebut didukung penempatan pada Bank Indonesia (BI), dan bank lain sebesar Rp762,4 miliar pada 31 Desember 2021.

Obligor berperingkat idA memiliki kemampuan kuat memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Meski begitu, kemampuan itu mungkin akan mudah terpengaruh perubahan buruk keadaan, dan kondisi ekonomi. Tanda kurang (-) menunjukkan peringkat relatif lemah, dan di bawah rata-rata kategori bersangkutan.

Efek utang berperingkat idBBB mengindikasikan parameter proteksi memadai. Hanya, kondisi ekonomi buruk atau keadaan terus berubah dapat memperlemah kemampuan emiten memenuhi komitmen keuangan jangka panjang.

Peringkat korporasi merefleksikan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tinggi, dan likuiditas memadai. Namun, peringkat itu dibatasi lemahnya kualitas aset, profitabilitas, dan eksposur terhadap risiko konsentrasi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD