AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Penyaluran Kredit BCA Capai Rp588, 7 Triliun

BANKING
Hafid Fuad
Senin, 08 Februari 2021 16:30 WIB
Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, secara total fasilitas kredit untuk bisnis meningkat 5% yoy.
Penyaluran Kredit BCA Capai Rp588, 7 Triliun (FOTO: MNC Media)
Penyaluran Kredit BCA Capai Rp588, 7 Triliun (FOTO: MNC Media)
IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk per akhir Desember 2020 mencatat penyaluran total kredit menjadi Rp575,6 triliun. Sedangkan secara konsolidasi, total kredit tercatat sebesar Rp588,7 triliun atau melemah 2,5% year on year.  
 
Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, secara total fasilitas kredit untuk bisnis meningkat 5% yoy. "Akan tetapi, karena adanya pelemahan aktivitas bisnis, maka fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal," ujar Jahja secara virtual di Jakarta, Senin (8/2/2021). 
 
Dia mengaku, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan serta terus memperkuat ekosistem digital guna memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nasabah.  
 
Meski menghadapi sejumlah tantangan, lanjut Jahja, BCA dan entitas anak mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebelum provisi dan pajak (PPOP) hingga 11,2% yoy menjadi Rp45,4 triliun. 
 
Kinerja laba didukung oleh peningkatan likuiditas, biaya dana yang lebih rendah, dan perlambatan belanja operasional. "Sementara itu, laba bersih turun 5,0% yoy menjadi Rp27,1 triliun, disebabkan biaya pencadangan yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas aset," katanya. (Sandy)
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD