sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perbankan AS Hadapi Ujian Usai Trump Serukan Batas Bunga Kartu Kredit 10 Persen

Banking editor Nia Deviyana
18/01/2026 20:38 WIB
Kondisi ini membuat industri keuangan kewalahan menentukan langkah selanjutnya.
Perbankan Hadapi Ujian Usai Trump Serukan Batas Bunga Kartu Kredit 10 Persen. Foto: iNews Media Group.
Perbankan Hadapi Ujian Usai Trump Serukan Batas Bunga Kartu Kredit 10 Persen. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank-bank Amerika Serikat (AS) menghadapi ujian politik yang rumit dalam menyikapi seruan Presiden Donald Trump untuk membatasi suku bunga kartu kredit. Kondisi ini membuat industri keuangan kewalahan menentukan langkah selanjutnya.

Trump pada 10 Januari, menyerukan pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal di level 10 persen selama satu tahun. Seruan tersebut diharapkan berlaku mulai 20 Januari mendatang. 

Pernyataan tersebut langsung menekan harga saham dan mendorong bank-bank, menunjukkan bahwa kebijakan itu dapat merugikan.

Di sisi lain, Gedung Putih belum memberikan rincian mengenai bagaimana rencana tersebut akan diterapkan atau bagaimana mekanisme penegakannya.

Menurut para pakar regulasi dan analis, langkah drastis itu kemungkinan tidak dapat diberlakukan melalui kewenangan eksekutif atau regulator keuangan. Langkah ini, harus membutuhkan undang-undang dari Kongres, di mana upaya serupa sebelumnya selalu gagal.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett sebelumnya melempar gagasan tentang Trump cards, yakni kartu yang ditawarkan secara sukarela oleh bank, alih-alih harus dipaksakan melalui undang-undang baru. Dia menyampaikan ide tersebut pada Jumat dalam program Mornings with Maria di Fox Business Network.

Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pemerintahan Trump tengah mengeksplorasi semua instrumen yang memungkinkan untuk mengatasi krisis keterjangkauan biaya hidup, yang menurut mereka disebabkan oleh pemerintahan Biden.

Tidak adanya panduan yang jelas menempatkan bank-bank pada posisi dilematis.

"Sementara itu, bank-bank masih kebingungan mengenai apa yang akan terjadi menjelang tenggat aturan tersebut, mengingat hingga Jumat belum ada kewajiban hukum atau regulasi untuk mematuhi pembatasan tersebut," ujar sumber anonim dilansir Reuters, Minggu (18/1/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement