Sebagai alternatif, penyedia kartu bisa mengambil langkah kompromi melalui penawaran inovatif, seperti suku bunga lebih rendah bagi nasabah tertentu atau kartu tanpa fasilitas tambahan (no-frills) yang mengenakan bunga 10 persen tetapi tanpa program hadiah, atau dengan limit kredit yang lebih rendah.
Beberapa bank, seperti Bank of America, sudah menawarkan produk serupa.
"Meski bank-bank bisa melakukan perlawanan, ada batas sejauh mana mereka dapat melangkah," kata manajer portofolio klien senior di Zacks Investment Management, Brian Mulberry, yang memiliki saham sejumlah bank berkapitalisasi besar.
Volatilitas kebijakan kemungkinan akan memicu volatilitas pasar hingga ada kejelasan arah bagi bank dan regulator.
(NIA DEVIYANA)