sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5 Persen

Banking editor Dhera Arizona Pratiwi
14/02/2026 10:11 WIB
Dalam kebijakan terbarunya, BRI Group mengumumkan penurunan suku bunga pembiayaan PNM Mekaar hingga 5 persen.
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5 Persen. (Foto Istimewa)
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5 Persen. (Foto Istimewa)

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menyampaikan bahwa untuk pertama kalinya dalam 10 tahun perjalanan PNM Mekaar, tingkat suku bunga yang sebelumnya tidak pernah berubah diturunkan hingga 5 persen dari biaya bunga sebelumnya.
 
“Di hari yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan satu kabar yang istimewa terkait pinjaman Mekaar ini. Kami dari BRI Group mengambil sebuah langkah bersejarah, untuk pertama kalinya dalam 10 tahun perjalanan PNM Mekaar, tingkat suku bunga yang selama ini tidak pernah berubah kami turunkan hingga 5 persen dari biaya bunga sebelumnya. Kebijakan ini akan secara langsung menurunkan besaran angsuran yang dibayarkan nasabah, sehingga memberikan ruang yang lebih lega bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya,” ujar Riko dalam pernyataan resmi, Sabtu (14/2/2026).

Lebih dari sekadar kebijakan pembiayaan, Riko menyebut langkah ini merupakan keberpihakan nyata kepada para perempuan wirausaha ultra mikro di seluruh Indonesia. BRI Group ingin memastikan bahwa mereka dapat mengakses pembiayaan formal yang semakin terjangkau, berkelanjutan, serta mampu menjadi jembatan untuk naik kelas sehingga dapat memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pada saat yang sama, inisiatif ini juga memperkuat perlindungan nasabah dari praktik kredit informal yang merugikan, termasuk maraknya pinjaman online dengan bunga tinggi yang berpotensi membebani masyarakat kecil.

Langkah yang ini selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta pada Jumat (13/2/2026). Presiden menegaskan bahwa penerapan konsep Indonesia Incorporated menjadi strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan menekankan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha besar, menengah, dan kecil.

“Saya namakan strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah,” ujar Prabowo.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement