IDXChannel - PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp3,6 triliun hingga Desember 2025. Performa positif ini berjalan beriringan dengan penyaluran kredit yang tumbuh 5,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp163,3 triliun.
Sementara itu, pendapatan tumbuh sebesar 3,8 persen menjadi Rp12,6 triliun, yang didorong oleh lonjakan signifikan pada pendapatan non-bunga sebesar 34,1 persen menjadi Rp2,6 triliun.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil dari kedisiplinan bank dalam menjaga fundamental di tengah dinamika ekonomi global.
“Di tengah dinamika perekonomian dan industri perbankan Indonesia sepanjang tahun 2025, Permata Bank terus menjaga momentum pertumbuhan dengan tetap disiplin, prudent, dan konsisten menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap rencana dan keputusan,” ujar Meliza dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).
Lebih lanjut, dia mengatakan kinerja perseron mencerminkan fundamental yang resilien, terlihat dari pertumbuhan pendapatan, kualitas aset yang terjaga, serta komitmen untuk terus memperkuat kepercayaan nasabah.