IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau Bank BNI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp20 triliun sepanjang 2025.
Hingga akhir 2025, BBNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,9 persen secara tahunan (yoy) didukung oleh ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh struktur pendanaan yang semakin kuat, tercermin dari struktur pendanaan berbasis dana murah (CASA) yang semakin solid, sehingga menopang efisiensi biaya dana di tengah dinamika pasar.
"Sepanjang 2025, perseroan menghadapi tekanan eksternal yang tidak ringan, mulai dari volatilitas global hingga penyesuaian suku bunga. Namun BNI mampu menjaga pertumbuhan yang sehat dengan fokus pada pendanaan yang kuat, disiplin risiko, serta ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif," ujar Putrama dalam keterangan, Selasa (3/2/2026).
Adapun pertumbuhan kredit sepenuhnya didanai oleh dana murah dengan pertumbuhan CASA sebesar 28,9 persen YoY, ditopang oleh pertumbuhan giro sebesar 43,8 persen YoY dan tabungan yang mencatat pertumbuhan 11,2 persen YoY.