IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyiapkan rencana pembelian kembali saham (buyback) sebesar-besarnya Rp627 miliar. Perkiraan nilai tersebut tidak melebihi 20 persen dari modal disetor perseroan.
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/7/2026), dana untuk pelaksanaan buyback akan berasal dari kas internal perseroan. Nilai tersebut sudah termasuk biaya-biaya (komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya) yang diperkirakan sebanyak-banyaknya sebesar 0,30 persen.
"Dengan asumsi perseroan menggunakan arus kas bebas (free cash flow) untuk buyback sebesar-besarnya Rp627 miliar, maka aset dan ekuitas akan menurun sebesar besarnya Rp627 miliar," ujar manajemen BBNI.
Buyback dilakukan melalui BEI, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat tiga bulan setelah keterbukaan informasi diterbitkan sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga, perkiraan periode buyback yakni 27 Juli-26 Oktober 2026.