sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kredit Tumbuh 15,9 Persen, BBNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025

Banking editor Desi Angriani
03/02/2026 10:22 WIB
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh struktur pendanaan yang semakin kuat, tercermin dari struktur pendanaan berbasis dana murah (CASA).
Kredit Tumbuh 15,9 Persen, BBNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025 (Foto: dok BNI)
Kredit Tumbuh 15,9 Persen, BBNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025 (Foto: dok BNI)

NPL bruto tercatat sebesar 1,9 persen atau membaik 10 bps YoY, sementara Loan at Risk (LaR) 8,5 persen atau membaik 1,8 persen YoY, mencerminkan penurunan eksposur risiko kredit secara menyeluruh dan sudah kembali ke kondisi sebelum pandemi.

Di sisi lain, NPL coverage ratio mencapai 205,5 persen dan LaR coverage ratio mencapai 46,9 persen, menunjukkan tingkat pencadangan yang kuat dan prudent dalam mengantisipasi potensi tekanan risiko ke depan.

"Kami terus memperkuat proses underwriting, pemantauan portofolio secara granular, serta penanganan kredit bermasalah secara dini. Pemanfaatan data analytics dan early warning system menjadi kunci untuk menjaga kualitas aset tetap terkendali," tutur Paolo.

Sementara itu, Direktur Risk Management BNI David Pirzada menyampaikan, BNI secara konsisten mengimplementasikan langkah-langkah strategis di seluruh aspek operasional dan pembiayaan guna memperkuat praktik keberlanjutan.

Selama 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI mencapai Rp197 triliun atau setara 22 persen dari total kredit BNI. Pembiayaan tersebut disalurkan ke berbagai sektor, antara lain energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam dan penggunaan lahan, pengelolaan air dan limbah, serta segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement