AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

RUPST OCBC Tak Bagi Dividen, Ini Alasannya

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 07 April 2021 06:37 WIB
Laba tersebut tidak dibagikan sebagai dividen dengan banyak pertimbangan.
RUPST OCBC Tak Bagi Dividen, Ini Alasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Bank OCBC NISP menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Selasa (6/4/2021)

Dalam siaran pers, adapun ketujuh agenda rapat yang telah mendapat persetujuan adalah sebagai berikut pertama laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2020, kedua penetapan penggunaan seluruh laba bersih Perseroan tahun buku 2020, yakni sebesar Rp2,1 triliun untuk memperkuat posisi permodalan.

Laba tersebut juga tidak dibagikan sebagai dividen dengan pertimbangan,antara lain, untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan memungkinkan Perseroan menangkap peluang bisnis, serta menjaga rasio permodalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ketiga, pembelian kembali saham Perseroan maksimum 436.000 saham dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel sesuai dengan POJK serta perundang-undangan yang berlaku," tulis siaran pers, Rabu (7/4/2021).

Keempat, pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) sesuai POJK. Kelima, perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Keenam, perubahan Pengurus Perseroan sebagai berikut yakni pengangkatan Helen Wong sebagai Komisaris menggantikan Samuel Nag Tsien yang telah berakhir masa jabatannya, efektif setelah memperoleh persetujuan OJK sampai dengan penutupan RUPST Perseroan tahun 2024

Serta pengangkatan kembali Martin Widjaja sebagai Direktur untuk masa jabatan sejak ditutupnya RUPST ini sampai dengan penutupan RUPST Perseroan pada tahun 2024.

Ketujuh, penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2021.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD