IDXChannel - Singapura akan menginvestasikan lebih dari 1 miliar dolar Singapura atau sekitar Rp13 triliun untuk mendanai penelitian kecerdasan buatan (AI) publik selama lima tahun ke depan.
Dilansir dari Bloomberg pada Sabtu (24/1/2026), langkah ini bertujuan untuk memperkuat industri AI dalam negeri di bidang yang didominasi oleh Amerika Serikat (AS) dan China.
"Pemerintah berharap investasi ini akan membantu memperkuat posisinya sebagai pusat penelitian AI," kata Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Josephine Teo dalam pidatonya di sebuah acara industri di negara kota tersebut pada Sabtu.
Investasi tersebut akan digunakan untuk mendirikan pusat penelitian, membangun kemampuan AI, dan mengembangkan sumber daya manusia.
“Penelitian berfungsi sebagai penggerak aktivitas utama dalam upaya AI kita, memajukan kemampuan teknis mendalam bangsa dan memastikan Singapura tetap berada di garis depan inovasi AI,” kata Teo dalam sebuah pernyataan.