AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Sinergikan Pembiayaan, BJB Gandeng Bank Bengkulu 

BANKING
Arif Budianto/Kontributor
Kamis, 13 Januari 2022 13:30 WIB
PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) menjalin kerjasama dengan Bank Bengkulu.
Sinergikan Pembiayaan, BJB Gandeng Bank Bengkulu 
Sinergikan Pembiayaan, BJB Gandeng Bank Bengkulu 

IDXChannel - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) menjalin kerjasama dengan Bank Bengkulu, sebagai respon atas Peraturan OJK (POJK) Nomor 12 /POJK.03/2021 tentang Bank Umum. Sinergi kedua BPD dalam rangka pengembangan usaha kedua belah pihak baik pembiayaan dan permodalan.

Diketahui, OJK erubah pengelompokan perusahaan perbankan dari sebelumnya Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) menjadi Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti atau KBMI. Pengelompokan ini berlaku untuk seluruh bank umum, Kantor Cabang Bank Luar Negeri (KCBLN) serta bank umum syariah.

Perubahan kategorisasi tersebut diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 12 /POJK.03/2021 tentang Bank Umum yang dirilis pada Agustus 2021 lalu dan sebelumnya telah disahkan pada 30 Juli 2021. Meski terdapat perubahan, OJK menjamin bahwa kategorisasi yang baru tidak akan membebani perbankan dalam menjalankan usahanya, bahkan membuka peluang bagi perbankan untuk saling berbagi infrastruktur untuk menciptakan perbankan yang lebih kuat dan efisien. 

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, dengan adanya POJK 12 ini dapat mempermudah perbankan dalam mengembangkan bisnisnya. "Baik untuk melakukan transformasi dan akselerasi digitalisasi maupun sinergi perbankan yang dapat meningkatkan efisiensi bagi operasional perbankan," kata Yuddy dalam siaran persnya, Kamis (13/1/2022). 

Kerja sama Bank BJB dan Bank Bengkulu, kata dia, untuk bersinergi dalam rangka pengembangan usaha kedua belah pihak. Sinergi yang akan dilakukan tidak terbatas pada penggunaan infrastruktur bersama khususnya teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, likuiditas, pembiayaan bahkan permodalan. Mengingat Bank Bengkulu saat ini berada pada kelompok KBMI 1 dengan modal inti sebesar Rp1 trilliun (per September 2021). 

Kedua bank ini tercatat memiliki kinerja yang baik dimana bank bjb sampai dengan September 2021 memiliki total aset hampir Rp160 trilliun, laba bersih sebesar Rp1,4 trilliun dan tingkat NPL 1,3%. Sedangkan Bank Bengkulu memiliki total aset sebesar Rp8,6 trilliun, laba bersih sebesar Rp73 milliar dan tingkat NPL 0,88%. 

Menurut Yuddy, bank bjb sangat terbuka untuk kolaborasi, tidak terbatas pada Bank Bengkulu saja, tidak menutup kemungkinan bank BJB akan bersinergi dengan BPD yang lainnya juga dalam waktu dekat. 

"Tentunya sinergi yang dilakukan haruslah memberikan manfaat yang positif bagi kedua belah pihak, jadi dalam kerangka pengembangan bisnis bersama sama," pungkas dia. 

Dengan dilakukannya sinergi, dari sisi kemampuan pembiayaan akan meningkat mengingat bank BJB dengan modal yang jauh lebih besar akan mampu menyerap kebutuhan kredit dengan nilai yang lebih besar. Misalnya untuk pembangunan infrastruktur daerah maupun project strategis yang ada di wilayah Bengkulu. Kedua pihak dapat dilakukan pembiayaan bersama dengan Bank Bengkulu. 

Diketahui bank BJB merupakan BPD terbesar di Indonesia dengan infrastruktur yang mumpuni sehingga infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan oleh BPD secara bersama sama. Sebagai contoh untuk infrastruktur IT saat ini bank bjb sudah memiliki produk produk digital seperti DIGI dan DigiCash bank bjb, (QRIS), bjb e-Tax, Social Fund Transfer untuk penyaluran dana Bantuan, Cash Management System, dan Loan Onboarding untuk pengajuan kredit melalui aplikasi. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD