IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memberikan respons positif terhadap rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyuntikkan tambahan likuiditas sebesar Rp100 triliun ke sistem perbankan.
Langkah itu dinilai sebagai langkah preventif yang krusial untuk menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah ketidakpastian global.
Direktur Network and Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengungkapkan bahwa penempatan dana pemerintah tersebut sangat membantu perbankan dalam memenuhi kebutuhan penyaluran kredit tanpa harus menaikkan biaya dana secara agresif.
"Kami melihatnya penambahan dana SAL ini sesuatu yang baik ya, inisiatif yang baik dari pemerintah untuk menjaga likuiditas di Indonesia itu tetap terjaga. Agar bank itu tidak berebut dana di masyarakat," ujar Rully saat ditemui usai acara MoU dengan KAI Wisata di Lounge Stasiun Gambir, Senin (9/3/2026).
Rully menjelaskan, BTN saat ini dalam kondisi likuiditas yang sehat. Namun, ia mengenang betapa ketatnya kompetisi dana di awal tahun 2025 yang kemudian berhasil diredam oleh penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) tahap pertama.