IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Agustus 2026. Posisi M2 pada Agustus 2026 tercatat sebesar Rp10.448,1 triliun atau tumbuh sebesar 8,2 persen (yoy).
Adapun angka ini melambat dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 8,3 persen (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,0 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,5 persen (yoy).
“Perkembangan M1 dipengaruhi oleh giro rupiah serta uang kartal di luar bank umum dan BPR masing -masing sebesar 7,1 persen (yoy) dan 12,9 persen (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan Juli 2026 sebesar 10,9 persen (yoy) dan 15,7 persen (yoy),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Sementara itu, tabungan rupiah ditarik sewaktu -waktu tumbuh sebesar 8,9 persen (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yaitu sebesar 6,8 persen (yoy).