IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (PGEO) memaparkan perkembangan proyek-proyek panas bumi strategis untuk mencapai target kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2033, didukung kinerja operasional dan keuangan yang solid hingga September 2026.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan, Perseroan terus mempercepat pengembangan proyek prioritas sekaligus memperkuat kesiapan portofolio untuk memastikan pertumbuhan kapasitas pembangkit secara berkelanjutan.
“Target 1 GW pada 2028 menjadi tonggak penting dalam strategi pertumbuhan PGE. Kami optimistis dapat mencapainya melalui percepatan proyek-proyek prioritas, penguatan kesiapan investasi, serta optimalisasi aset yang sudah beroperasi. Optimisme ini didukung fondasi bisnis yang solid, tercermin dari rekor produksi dan pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan hingga September 2026,” ujar Ahmad Yani dalam Public Expose PGEO 2026 di Jakarta, dikutip Rabu (4/11/2026).
Saat ini, PGE memiliki kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri sebesar 727 megawatt (MW). Melalui pengembangan organik, anorganik, dan akselerasi proyek, Perseroan menargetkan peningkatan kapasitas menjadi 1 GW pada 2028, yang akan dilanjutkan hingga 1,8 GW pada 2033.
Untuk mencapai 1 GW, PGE memprioritaskan 12 proyek pengembangan berkapasitas total 320 MW: