AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19567.55
-2.18%
-435.89
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

13.000 Jargas Telah Dibangun di Kota Jambi

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Jum'at, 30 April 2021 13:23 WIB
Dari jumlah tersebut, sekitar 8.000 SR telah teraliri dan sisanya akan segera diselesaikan.
Pemerintah telah membangun sekitar 13.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di Kota Jambi.  (Foto: MNC Media)
Pemerintah telah membangun sekitar 13.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di Kota Jambi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah membangun sekitar 13.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di Kota Jambi. Dari jumlah tersebut, sekitar 8.000 SR telah teraliri dan sisanya akan segera diselesaikan. 

Pembangunan jargas di Kota Jambi dilakukan mulai tahun 2012, 2017, 2019 dan 2020. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan, untuk tahun 2020, telah dibangun 10.295 SR yang tersebar di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. 

Pasokan gas berasal dari PT Pertamina Hulu Energi. Pengoperasian instalasi jargas selanjutnya dilakukan oleh PT Pertagas Niaga bekerja sama dengan BUMD, PT JII.

Menurut Tutuka, pembangunan jargas yang telah dilaksanakan Pemerintah sejak 2009 ini, hingga tahun 2022 masih akan dibangun dengan menggunakan dana APBN. Namun ke depan, Pemerintah akan mengembangkan jargas dengan skema kerja sama Pemerintah dan badan usaha (KPBU). Tujuannya, agar jargas dapat terbangun secara massif sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan keuntungannya.

"Program ini kami nilai sangat bermanfaat. Kami akan teruskan dan kembangkan lebih jauh dengan mengajak swasta ke depannya. Kalau menggunakan dana APBN, jumlah yang dibangun terbatas. Dengan menggandeng swasta, jumlahnya bisa 8 kali lipat," ujarnya melansir dari laman resmi Ditjen Migas, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut dia menuturkan, Indonesia termasuk negara yang kaya gas bumi. Setelah sebelumnya produksi gas sebagian besar diekspor sebagai komoditas, saat ini sebagian besar gas digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, seperti industri, kelistrikan dan rumah tangga.

Jargas merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang mendukung diversifikasi energi. Program ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga.

Pembangunan jargas bertujuan memberikan akses energi kepada masyarakat, menghemat biaya bahan bakar untuk memasak, membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan dan mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG untuk rumah tangga.

Program jargas telah dilaksanakan Kementerian ESDM c.q Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan hingga 2020, total telah terpasang 535.555 SR. Sedangkan untuk tahun 2021, akan dibangun 120.776 SR di 21 kabupaten/kota. Target pembangunan jargas berdasarkan RPJMN sebesar 4 juta SR pada tahun 2024. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD