AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

2.000 ASN Bakal Dipindah ke Ibu Kota Baru, KemenPANRB: CPNS Harus Siap Ditempatkan Dimanapun

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Senin, 11 Oktober 2021 06:10 WIB
KemenPANRB ingatkan CPNS harus siap ditempatkan ke daerah manapun.
2.000 ASN Bakal Dipindah ke Ibu Kota Baru, KemenPANRB: CPNS Harus Siap Ditempatkan Dimanapun (Dok.MNC Media)
2.000 ASN Bakal Dipindah ke Ibu Kota Baru, KemenPANRB: CPNS Harus Siap Ditempatkan Dimanapun (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kepala Biro SDM dan Umum KemenPANRB Sri Rejeki Nawangsasih mengatakan bahwa untuk menjadi ASN dibutuhkan komitmen yang tinggi. Termasuk nantinya jika dipindah tugas ke Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur.

Hal ini sebagaimana yang diatur di dalam Undang-Undang (UU) No. 5/2014 tentang ASN. Dimana Pegawai ASN wajib bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi kami menginginkan komitmen dari adik-adik sekalian, apakah siap ketika suatu saat nanti kita dipindahkan ke sana (Ibu Kota Negara Baru),” katanya dikutip dari lama KemenPANRB.go.id, Senin (11/10/2021).

Seperti diketahui pada akhir bulan lalu pemerintah secara resmi telah mengirimkan surat presiden (Surpres) untuk pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Ibukota Negara. Surpres tersebut diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa kepada pimpinan DPR.

Terkait dengan pemindahan pegawai, Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat rapat kerja bersama DPR menyampaikan bahwa pemetaan potensi dan kompetensi ASN yang akan dipindahkan ke ibu kota baru membutuhkan anggaran Rp.5,5 miliar. Dimana pemetaan ini menyasar lebih dari 2.000 ASN yang akan dipindahkan ke ibu kota negara baru.

“Pemetaan atau penilaian potensi dan kompetensi ASN khusus untuk ASN yang akan dipindahkan ke ibukota baru  dengan target 2.350 orang dan alokasi anggaran Rp. 5,5 miliar,” ujar Bima dikutip dari kanal youtube Komisi II DPR RI. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD