Seluruh lowongan akan melalui proses verifikasi untuk memastikan posisi yang ditawarkan sesuai bagi lulusan perguruan tinggi. Selain itu, jumlah peserta magang di setiap perusahaan dibatasi maksimal 20 persen dari total jumlah karyawan.
Yassierli menambahkan, pelaksanaan pendaftaran peserta akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang.
"Kita akan mulai buka batch pertama pendaftaran untuk sebesar kuota arahan dari Pak Sekab, 50.000 orang. Nanti kita buka segera sesudah itu batch kedua 50.000, dan batch ketiga 50.000 orang," kata Yassierli.
(NIA DEVIYANA)