4. Perdagangan AS–China
Trump berulang kali mengancam China dalam isu perdagangan, bahkan sempat mengenakan tarif di atas 140 persen tahun lalu. Namun, Xi tidak menyerah. China justru membatasi ekspor mineral tanah jarang dan magnet ke AS. Pada akhirnya, Trump melunak.
AS juga telah menghabiskan banyak persenjataan dalam perang melawan Iran, sementara banyak komponen senjata bergantung pada mineral penting yang rantai pasokannya didominasi China.
China diperkirakan mengumumkan pembelian pesawat Boeing, produk pertanian, dan energi dari AS. Sebagai imbalannya, Beijing ingin pelonggaran pembatasan ekspor semikonduktor canggih. China juga ingin mengurangi hambatan investasi di AS dan berharap membentuk lembaga investasi setara dengan Board of Trade yang didukung Trump.
5. Fentanyl
Fentanyl menjadi salah satu isu utama dalam agenda Trump minggu ini. AS telah lama menuduh perusahaan China memasok bahan kimia prekursor kepada kartel Meksiko yang digunakan untuk memproduksi narkotika. Bagi Trump, menekan China soal fentanyl juga penting secara politik domestik.
Namun, Trump kehilangan sebagian pengaruhnya setelah China menolak tekanan tarif. Pada Maret, AS dan China berselisih soal fentanyl dan perdagangan dalam pertemuan PBB. China ingin dihapus dari daftar tahunan Departemen Luar Negeri AS sebagai “negara transit atau produsen narkoba ilegal utama”, yang akan diperbarui pada September.
(NIA DEVIYANA)