AALI
9950
ABBA
298
ABDA
7000
ABMM
1375
ACES
1275
ACST
196
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
845
ADMF
7700
ADMG
190
ADRO
2290
AGAR
364
AGII
1440
AGRO
1335
AGRO-R
0
AGRS
161
AHAP
70
AIMS
364
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1110
AKRA
795
AKSI
805
ALDO
1365
ALKA
302
ALMI
290
ALTO
252
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.42
0.72%
+3.65
IHSG
6673.19
0.7%
+46.32
LQ45
950.37
0.75%
+7.03
HSI
24878.63
-0.3%
-73.72
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
849,207 / gram

620 Desa di Jabar Belum Bisa Online, Program Internet Gratis Kian Diperluas

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Rabu, 01 Desember 2021 10:20 WIB
Sekitar 620 atau sekitar 11,7 persen desa di Jawa Barat belum memiliki akses internet.
Jaringan internet di perkotaan (Ilustrasi)
Jaringan internet di perkotaan (Ilustrasi)

IDXChannel - Sekitar 620 atau sekitar 11,7 persen desa di Jawa Barat belum memiliki akses internet. Berbagai program penetrasi internet gratis terus digalakkan untuk menjangkau daerah paling luar di Jawa Barat. 

Kendati ratusan desa belum terkoneksi internet, namun jika dilihat dari jumlah desa di Jabar yang mencapai 5.312, maka akses internet ke desa sudah cukup besar. Di mana, 88,3% dari total 5.312 desa di Jawa Barat sudah terkoneksi dengan internet. 

Hal itu didasarkan pada Data Jabar Digital Service atau Unit Pelaksana Teknis Pengelola Layanan Digital, Data, dan Informasi Geospasial Diskominfo Provinsi Jawa Barat, data Indeks Desa Membangun. Artinya hanya 11,7% sisanya belum memiliki akses internet. 

Menurut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Gilang Sailendra, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong dan memprioritaskan digitalisasi desa melalui program desa digital, untuk melengkapi wilayah pedesaan dengan infrastruktur internet. Upaya pemerintah ini bertujuan untuk memberikan akses informasi dan akses bisnis yang luas bagi masyarakat desa.

Oleh karenanya, pihaknya sangat mendukung perusahaan swasta yang ikut mendorong akses internet ke desa. Seperti halnya yang dilakukan Link Net dengan memberikan 700 akses internet gratis. 

"Kontribusi yang Link Net berikan ini menjadi kolaborasi yang bisa mendukung terwujudnya Jabar Digital Province yang inklusif. WiFi gratis Link Net yang tersebar di area-area fasilitas umum dan sosial, bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan serta membawa kebermanfaatan bagi hajat hidup masyarakat tidak hanya di Jawa Barat, tapi juga masyarakat yang terhubung di wilayah lainnya," ujar dia.

Diketahui, Jawa Barat baru-baru ini berhasil memperoleh penghargaan sebagai Provinsi Terbaik dalam Perluasan Layanan Sistem Pembayaran Digital. Hal itu menjadi salah satu bukti nyata dari percepatan digitalisasi yang dilakukan di wilayah tersebut.

Menurut Deputy Chief Marketing Officer PT Link Net Tbk Santiwati Basuki, pihaknya terus memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis ke beberapa daerah. Dari perluasan tersebut, total WiFi gratis di Provinsi Jawa Barat telah mencapai 700 titik dan akan terus bertambah.

700 internet harus itu meliputi Bandung Raya, Cikampek, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten/Kota Cirebon. Fasilitas WiFi gratis yang disediakan Link Net dato CSR rata-rata berkecepatan up to 10 Mbps. 

“Sejalan dengan komitmen Link Net, kami akan terus mendukung dan berkontribusi dalam berbagai upaya yang dapat membawa kemajuan bersama. Kami berharap fasilitas yang Link Net berikan ini menjadi salah satu sarana pendukung yang dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur, program pemerintah, ekonomi, dan masyarakat digital di Jawa Barat," katanya. 

Acara penyerahan simbolis WiFi gratis dilaksanakan bersamaan dengan momen selebrasi pencapaian 200.000 home passed Link Net di wilayah Provinsi Jawa Barat. Dengan pencapaian ini, Link Net terus berupaya memperkuat dan memperluas jangkauan ke berbagai penjuru wilayah di Jawa Barat, guna meningkatkan penetrasi pengguna fixed broadband internet dan cable TV. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD