Namun, Bahlil menekankan bahwa upaya pemerintah tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat. Dia mengimbau agar penggunaan energi, khususnya LPG rumah tangga, dilakukan secara efisien dan tidak berlebihan.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, yang justru dapat mengganggu distribusi energi di lapangan. Pemerintah memastikan hingga saat ini tidak ada antrean signifikan di SPBU maupun distribusi LPG selama periode Lebaran.
"Dalam kondisi krisis sekalipun, arahan Bapak Presiden jelas, bagaimana agar rakyat tidak terbebani. Subsidi tetap kita jaga," kata dia.
(NIA DEVIYANA)